Jumat, 13 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
2.082

Dituduh Melakukan Tindak Pidana, Teller Prioritas Bank BCA Lapor Polisi

Jakarta, BuruhOnline.com – Ingin tetap bekerja, Elly Wulansari menolak diberhentikan oleh PT. Bank Central Asia (BCA). Meski sebagai ditempatkan sebagai Teller Prioritas, Elly sangat keberatan jika dituduh melakukan tindak pidana percurian barang milik rekan kerja. Atas tuduhan tersebut, ia merasa dirinya di fitnah dan melaporkan pasal pencemaran nama baik di Kepolisian Resort Jakarta Pusat.

Namun, Elly yang belum tentu bersalah atas dugaan tindak pidana, diberhentikan sementara waktu (skorsing) dari posisinya sebagai Teller. Dan Bank BCA melalui surat gugatan Nomor 315/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menyatakan Elly bersalah karena beriktikad tidak baik, tidak jujur, dan melanggar kode etik Bankir BCA.

Sehingga atas kesalahannya tersebut, BCA meminta hubungan kerja dirinya dengan Elly, putus dengan pemberian uang kompensasi pemutusan hubungan kerja sebesar 1 (satu) kali undang-undang. “Ada hal yang harus saya garis bawahi ya, bahwa saya tidak pernah melakukan itu (tindak pidana) dan belum ada proses hukum dari pengadilan,” ujar Elly, Rabu (6/11/2019) usai menghadiri persidangan yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie.

Menurut Elly, dengan belum adanya putusan pengadilan pidana yang menyatakan dirinya bersalah dan telah berkekuatan hukum tetap. Maka tidak ada seorang-pun yang dapat menghukumnya. Peristiwa yang dialami Elly, mengingatkan kita pada adagium legendaris yang diistilahkan oleh Von Feuerbach dengan tiga bagian, salah satunya ialah tidak ada hukuman, kalau tidak ada kejahatan.

“Karena saya tidak merasa, proses yang saya ambil yaitu tahapnya saya melaporkan ke pihak kepolisian, karena itu pencemaran nama baik di Polres Jakarta Pusat,” ungkap Elly. Ditambahkannya, proses tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Lebih lanjut dikatakan Elly, ia telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan hubungan kerjanya dengan Bank BCA melalui tahap perundingan di Dinas Tenaga Kerja.

Akan tetapi, Disnaker menganjurkan hubungan kerjanya dengan BCA terputus. “Tapi anjuran dari Sudin itu, tetap di-PHK dengan kompensasi dari Perusahaan. Cuma saya tidak menerima. Saya tidak mau, karena saya merasa saya tidak bersalah,” ujar Elly yang mengaku telah bekerja sejak tahun 2011 dan baru diangkat menjadi pekerja tetap di tahun 2013.

Sidang yang beragendakan penyerahan jawaban gugatan dari Elly tersebut, ditunda hingga pekan depan. Karena Hakim M. Djoenanidie melihat masih ada dokumen surat kuasa dari Elly yang harus dilengkapi. “Karena tadi kekurangan dokumen, jadi saya (baru) minggu depan untuk menjawab gugatan Penggugat (Bank BCA),” tambahnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of