Senin, 17 Februari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
367

Mogok Kerja Tuntut Upah, Perusahaan Balas PHK

Jakarta, BuruhOnline.com – Sahrudin dan kawan-kawan (9 orang), tidak pernah menyangka jika mogok kerja yang dilakukannya akan berakhir dengan pemutusan hubungan kerja. Sebab dalam tuntutannya, ia meminta PT. Prima Indah Lestari untuk menerapkan ketentuan besaran upah minimum yang berlaku di Jakarta, dan membayarkan kekurangannya sejak tahun 2018. Dikatakan kuasa hukumnya, Samsuri menjelaskan, adanya upaya untuk menghambat aktifitas serikat pekerja yang baru terbentuk di Perusahaan itu.

Dengan adanya serikat pekerja, Sahrudin dan kawan-kawan yang diberikan upah dibawah upah minimum yang berlaku, mengajukan beberapa tuntutan melalui Dinas Tenaga Kerja. “Pada saat kita mempunyai SP (serikat pekerja) disana, itu rata-rata, upah mereka memang dibawah ketentuan undang-undang. Rata-rata mereka itu upahnya 2,2 (juta) hingga 3,1 (juta) paling besar dengan upah minimum 3,9 (juta),” ujar Samsuri, Senin (27/01/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan belum dibayarkannya kekurangan upah akibat adanya pelanggaran pembayaran upah dibawah upah minimum, Sahrudin dan kawan-kawan melakukan mogok kerja yang dianggap tidak sah, dan berujung pada pengakhiran hubungan kerja sejak 6 Agustus 2019. “Mereka dianggap mogok ilegal, di Sudinnaker Tenaga Kerja Jakarta Barat menganjurkan di-PHK karena dengan alasan mereka melakukan mogok ilegal,” tambahnya.

Samsuri menegaskan, pihaknya melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, meminta agar PT. Prima Indah Lestari mempekerjakan kembali Sahrudin dan kawan-kawan. Selain itu, ia juga menuntut penetapan besaran kekurangan upah minimum yang belum diberlakukan sejak Januari 2019.

Tak hanya bekerja kembali dan upah, Sahrudin dalam surat gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 408/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, menuntut ditetapkannya uang paksa. “Manakala dia tidak melaksanakan putusan pengadilan, manakal kita dimenangkankami tuntut uang dwangsom, uang paksa,” tandasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of