Rabu, 29 Januari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
221

Sering Terlambat Bayar Upah, Shinnetsko Prima Digugat Miliaran Rupiah

Jakarta, BuruhOnline.com – Keterlambatan upah yang sering dialami Juni Jusuf Lakunsing dan kawan-kawan, akhirnya berujung di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam tuntutannya, Juni dan kawan-kawan meminta Majelis Hakim untuk menghukum PT. Shinnetsko Prima, membayar sejumlah uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja, yang terdiri dari pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

Perusahaan dianggap sering terlambat membayar upah, dengan cara dicicil pada bulan berikutnya. “Karena memang (fakta) ini, kami minta PHK, pesangon plus tambahan THR dan gaji,” tandas Trisna selaku kuasa hukum Juni, Kamis (9/1/2020) seusai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Sarwata, gedung PHI Jakarta Pusat.

“Gajian bulan kemarin, kadang-kadang dicicil bulan berikutnya. Sampai berjalan beberapa bulan,” ujar Trisna. Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan itu, Juni dan kawan-kawan meminta agar tuntutannya atas besaran uang kompensasi sebesar Rp9,4 miliar tersebut, dikabulkan.

Sebelum diajukan ke PHI Jakarta Pusat, Juni dan kawan-kawan telah berupaya untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan dan difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apapun. “Karena berunding di Perusahaan tidak menghasilkan titik temu, akhirnya ke Sudinnaker untuk meminta bantuan untuk difasilitasi,” tutur Trisna.

Hakim Taryan yang memimpin persidangan, menunda lanjutan sidang dalam Perkara Nomor 387/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu hingga pekan depan, untuk memberikan kesempatan kepada PT. Shinnetsko Prima menjawab gugatan Juni dan kawan-kawan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of