Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
699

18 Tahun Bekerja, Kawan Lama Anggap Pekerja Berstatus Kontrak

Jakarta, BuruhOnline.com – Tak terima diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak dengan alasan berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak), Hans Karius Sembiring menggugat PT. Kawan Lama Sejahtera ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. “Jadi pada intinya, Penggugat (Hans) bergabung dengan PT. Kawan Lama Sejahtera sejak 1 Nopember 2001. Pada tanggal 16 Januari 2019, Tergugat menyatakan hubungan kerja dengan Penggugat berakhir,” tutur Hans, Senin (10/2/2020).

Hans yang ditemui usai persidangan dengan agenda penyerahan duplik itu, menyatakan dirinya telah bekerja selama 18 tahun lebih, akan tetapi masih dianggap berstatus pekerja kontrak. Atas pengakhiran hubungan kerja secara sepihak tersebut, Hans tidak diberikan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.”Penggugat sudah diangkat menjadi karyawan tetap, itu sejak Mei 2002,” tegasnya.

Ditambahkan Hans, dirinya juga dianggap telah putus hubungan kerja dengan PT. Kawan Lama Sejahtera sejak 30 Juni 2013. “Jadi, Penggugat sendiri tidak mengetahui adanya pemutusan hubungan kerja,” tandasnya. Terhadap hal tersebut, Hans tidak dapat menerima alasan yang dikemukakan oleh Perusahaan. Sebab, ia justru ditempatkan oleh PT. Kawan Lama Sejahtera sejak tahun 2013 sampai dengan 2019 di Perusahaan yang berbeda badan hukumnya yakni PT. Krisbow Indonesia.

“(Tergugat) dalam jawaban gugatan ada pernyataan bahwa ada peralihan atau akuisisi Perusahaan, terus yang terakhir Tergugat menyatakan ada spin off (rotasi),” tambah Hans yang menyampaikan beberapa alasan yang dijadikan oleh Perusahaan sebagai jawaban gugatannya. Hans yang ditempatkan sebagai Sales Supervisor itu dalam surat gugatannya, meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Duta Baskara, untuk menghukum Perusahaan membayar uang kompensasi pesangon, dan upah selama tidak dipekerjakan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of