Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
479

Pengusaha Merasa Tak Pernah Memberhentikan, Pekerja: Harusnya Gaji Tetap Dibayar

Jakarta, BuruhOnline.com – Dalam sanggahannya, PT. Sentinel Garda Semesta tidak pernah merasa telah memutuskan hubungan kerjanya dengan Fadhil dan kawan-kawan (17 orang), sehingga Perusahaan meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menyatakan gugatan Fadhil kabur dan harus dinyatakan tidak dapat diterima.

Terhadap dalil Perusahaan, Fadhil yang ditemui usai persidangan, Senin (10/2/2020) menegaskan adanya pengumuman yang ditandatangani oleh Direksi Perusahaan, bahwa PT. Sentinel Garda Semesta tutup (tidak melakukan operasional). “Kalau memang posisinya kami tidak di-PHK, harusnya kami tetap dibayar gajinya,” tandas Fadhil. Dirinya merasa heran dengan tindakan Perusahaan yang menganggap tidak memberhentikan dirinya. Sebab, Fadhil dan kawan-kawan mengaku sudah tidak lagi dibayarkan upahnya.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan, pihaknya telah mengajukan 15 bukti surat, yang diantaranya pembayaran iuran jaminan sosial terakhir, tutupnya operasional Perusahaan, dan klaim tagihan obat yang belum dibayarkan. Fadhil berharap, persidangan dapat segera diputus. “Harapan kami bisa dimenangkan oleh Pengadilan,” ujarnya.

Sebelum mengajukan gugatan, Fadhil dan kawan-kawan telah berusaha untuk menyelesaikan permasalahan pengakhiran hubungan kerja dengan Perusahaan Jasa Keamanan SGS itu melalui musyawarah, hingga di mediasikan oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun anjuran Disnaker yang menyarankan agar Perusahaan membayar uang pesangon, tidak dijalankan PT. Sentinel Garda Semesta.

Pada sidang sebelumnya, PT. Sentinel Garda Semesta menganggap Fadhil dan kawan-kawannya yang telah bekerja antara 11-20 tahun itu, tidak berhak untuk mendapatkan uang pesangon. Sedangkan, alasan Perusahaan tutup adalah karena sedang merugi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of